Tampilkan postingan dengan label Keajaiban Dingin dan Es. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keajaiban Dingin dan Es. Tampilkan semua postingan

Bola Es

Senin, 24 Desember 2012

Selamat pagi :), duh dah 3 bulan gak posting, jadi kangen :P. Emang kemana aja lu? biasa terlalu sibuk sama dunia nyata :) yaelah gaya lu hehehehehehe. Dah langsung aja ke intinya, kali ini saya akan posting Eksperimen Sederhana, dengan judul "Bola Es" Penasaran ?, yang dirumah juga penasaran? langsung aja kita ke T K P (ala OVJ) wkwkwkwk cekidot





Alat dan Bahan:
  • Balon yang panjangnya sekitar 15 - 20 cm
  • Keran air
  • 2 cangkir pasir atau campuran batu kerikil yang halus
  • 1 kantong plastik
  • Lemari es
  • Gunting
  • Baskom

Langkah-Langkah:
  1. Isi 3/4 bagian balon dengan air dengan cara memasukkan mulut balon ke mulut kran air.
  2. Letakkan corong pada mulut balon, masukkan pasir atau campuran kerikil halus, lalu ikat ujung balon.
  3. Masukkan balon yang sudah penuh ini ke dalam kantong plastik dan masukkan ke dalam lemari es selama semalam.
  4. Keluarkan balon dari dalam kantong dan dengan hati-hati guntinglah balon sehingga terpisah dari air yang sudah membeku. Kini, kamu mempunyai bola es.
  5. Masukkan bola es ke dalam ember berisi air.

 Apa yang Terjadi?
Bagian bola es yang terdapat pasir atau kerikil halus akan tenggelam, sedangkan bagian yang hanya terdapat air akan muncul di permukaan.


Mengapa Demikian?
Pasir atau campuran kerikil halus lebih berat daripada es sehinggan bagian ini tenggelam. Namun, karena kerapatan keseluruhan bola es lebih kecil dibandingkan dengan kerapatan air di sekelilingnya, bola es dapat mengapung.
READ MORE - Bola Es

Pemuaian | Eksperimen yang perlu waktu lama

Senin, 30 Juli 2012

Selamat malam, hari ini saya lagi kepengen posting nih (walau saya lagi sedikit sakit :P). Saya akan posting artikel eksperimen dengan judul "Pemuaian". Sapa yang tau Pemuaian, angkat tangan, Apa sih pemuaian itu? "Pemuaian adalah bertambahnya ukuran suatu benda karena pengaruh perubahan suhu atau bertambahnya ukuran suatu benda karena menerima kalor". Untuk lebih jelasnya lagi kunjungi blog ini !!, dah mending langsung coba aja eksperimen dibawah ini :)




Alat dan Bahan:

  • 1 stoples dengan penutupnya
  • Air
  • Freezer
Langkah-Langkah: 
  1. Penuhi stoples dengan air hingga penuh.
  2. Masukkan stoples yang sudah berisi air ke dalam freezer.
  3. Tutuplah stoples tanpa memutarnya.
  4. Ambil stoples pada hari berikutnya dari dalam freezer.
Apa yang Terjadi?
Air membeku, naik mencapai bibir stoples kaca dan mengangkat penutupnya.

Mengapa Demikian?
Air memuai pada saat proses pembekuan. Molekul-molekul es saling bersusunan dalam bentuk heksagonal dan mempuyai jarak yang lebih jauh satu sama lain dibandingkan dalam keadaan cair.

READ MORE - Pemuaian | Eksperimen yang perlu waktu lama

Deformasi karena Es

Sabtu, 14 Juli 2012

    Mungkin dibenak kita pertama kali membaca judul artikel ini adalah apa sih Deformasi? Deformasi dapat diartikan sebagai perubahan kedudukan dan atau pergerakan suatu titik pada suatu benda secara absolut maupun relatif. Gak ngerti juga?, okeh singkatnya deformasi adalah perubahan bentuk, posisi, dan dimensi dari suatu benda. Daripada banyak omong mending langsung aja dicoba eksperimen sederhana ini :)





Alat dan Bahan:
  • Es yang dipotong kecil-kecil
  • Botol plastik dengan tutupnya
Langkah-Langkah:
  1. Masukkan potongan es ke dalam botol dan tutuplah botol.
  2. Kocok botol dengan kuat sehingga dindingnya menjadi dingin. Rebahkan botol di atas meja.
Apa yang Terjadi?
Botol akan mengerut dan berubah bentuk.

Mengapa Demikian?
Es mendinginkan udara di dalam botol. Oleh karena itu, botol mengerut dan mengurangi volume. Udara di luar menekan dinding botol dan mengubah bentuknya.


Gampangkan, alat dan bahannya juga mudah dicari. Jadi gk salahkan mencoba eksperimen ini
READ MORE - Deformasi karena Es

Pembentukan Lubang Es

Senin, 09 Juli 2012

Alat dan Bahan:
  • Dadu es
  • 1 sendok teh garam
  • 1 piring ceper
  • Lemari es
Langkah-Langkah:
  1. Taruh dadu es di atas piring ceper
  2. Latakkan sejumput garam di atas dadu es dan masukkan ke dalam lemari es selama lebih kurang sepuluh menit.
Apa yang Terjadi?
Bagian es yang terkena garam lebih dahulu mencair.

Mengapa Demikian?
Es tidak akan mencair hingga suhunya mencapai 0 derajat C yang merupakan titik cairnya. Ketika kamu menambahkan garam di bagian atas es, garam tersebut akan menurunkan titik cair es sehingga tidak harus mencapai 0 derajat C untuk mencair. Oleh karena itu, bagian tengah es yang terkena garam mencair terlebih dahulu.


Diambil dari: 90 Eksperimen IV
READ MORE - Pembentukan Lubang Es

Hujan Salju | eksperimen bantuan orang dewasa

Jumat, 06 Juli 2012

Alat dan Bahan:
  • Alkohol 70%
  • Kapas
  • Air
Langkah-Langkah:
  1. Ambil sejumput kapas, lalu beri sedikit air dan usapkan di bagian punggung salah satu tanganmu.
  2. ambil lagi sejumput kapas, lalu beri sedikit alkohok 70% dan usapkan di bagian punggung tanganmu yang lain. Jangan sampai alkohol masuk ke dalam mata atau mengenai luka yang terbuka. Lalu, kibas-kibaskanlah tanganmu.
Apa yang Terjadi?
Punggung tanganmu yang diusap dengan alkohol 70% akan terasa lebih dingin daripada yang diusap dengan air.

Mengapa Demikian?
Panas diserap dari permukaan kulitmu ketika air dan alkohol menguap. Oleh karena itu, temperatur tubuhmu akan turun. Alkohol lebih cepat menguap daripada air. Inilah sebabnya mengapa punggung tanganmu yang diusap dengan alkohol terasa lebih dingin.
READ MORE - Hujan Salju | eksperimen bantuan orang dewasa

Terbentuknya Awan

Selasa, 03 Juli 2012

Alat dan Bahan:
  • 1 panci
  • 1 teko dengan air panas
  • 1 wadah es batu
Langkah-Langkah:
Tuangkan air panas ke dalam panci dan pegang wadah yang berisi es batu di atas uap air.

Apa yang Terjadi?
Kamu akan melihat segumpalan awan.

Mengapa Demikian?
Uapa air berkondensasi dan membentuk butiran air yang sangat kecil, yang mengapung di udara seperti segumpal awan.

READ MORE - Terbentuknya Awan

Cermin yang Terselubung

Rabu, 27 Juni 2012

Alat dan Bahan:
  • 1 cermin yang terdapat di dalam mobil yang bersuhu dingin
Langkah-Langkah:
Hembuskan napas di depan cermin.

Apa yang Terjadi?
Cermin menjadi "kabur", terbentuk selaput dan kamu tidak dapat lagi melihat pantulan gambarmu di cermin.

Mengapa Demikian?
Uap air dan paru-paru berkondensasi artinya pada suhu yang dingin, uap air berubah menjadi titik-titik air yang mengembun pada permukaan cermin.


READ MORE - Cermin yang Terselubung

Titik Embun

Rabu, 20 Juni 2012

Alat dan Bahan:
  • Pensil
  • Kertas 
  • 1 kaleng makanan kosong
  • 1 termometer ruang
  • Potongan es batu berbentuk kotak
Langkah-Langkah:
  1. Ukur suhu udara dan tuliskan di atas kertas.
  2. Isi kaleng dengan air dan keringkan dinding bagian luarnya.
  3. Masukkan termometer ke dalam air dan ukur lagi suhunya.
  4. Masukkan es sedikit demi sedikit ke dalam air, kemudian amati termometer dan dinding bagian luar kaleng.
Apa yang Terjadi?
Suhu air di dalam kaleng turun dan pada dinding bagian luar kaleng terbentuk titik-titik air yang sangat kecil.

Mengapa Demikian?
Suhu telah mencapai titik embun. Uap air yang terkandung di dalam udara mengalami kondensasi pada dinding bagian luar kaleng yang dingin. Molekul-molekul air berubah dari gas menjadi cair, yang kemudian membentuk butiran air.

Jika Kamu Ingin Tahu Lebih Jauh:Embun terjadi jika udara lembap pada sebuah benda mengalami kondensasi atau pengembunan dan membentuk butiran-butiran air. Titik embun adalah titik yang terbentuk akibat udara lembap mencapai titik jenuh. Pengembunan terjadi apabila kelembapan udara 100%. Embun terbentuk pada malam hari terutama pada tanaman yang menjadi dingin. Jika kadar air di udara rendah, embun pertama-tama terjadi pada tempat dengan suhu udara yang rendah. Jika kadar kelembapan di udara tinggi, di musim panas embun dapat terbentuk pada suhu 20 Celcius.
READ MORE - Titik Embun

Kelumpuhan Akibat Dingin

Senin, 18 Juni 2012

Alat dan Bahan:
  • 1 mangkuk
  • Es batu kecil 
  • Air
  • Beberapa buah jarum jahit
  • Handuk
Langkah-Langkah:
  1. Letakkan jarum jahit di atas meja, di samping mangkuk dan handuk. 
  2. Isi mangkuk dengan air dan masukkan es batu.
  3. Celupkan tangan kananmu ke dalam air es selama 20-30 detik (bagi kamu yang kidal, celupkan tangan kirimu).
  4. Segera keringkan tangan dengan haduk dan cobalah untuk mengangkat jarum.
Apa yang Terjadi?
Jemarimu tidak akan dapat memegang jarum dengan baik. Kamu akan merasakan jarimu kaku.

Mengapa Demikian?
Suhu dingin memperlemah kepekaan ujung saraf penerima kulit. Oleh karena itu, jemari tidak dapat lagi merasakan suatu benda dengan baik.
READ MORE - Kelumpuhan Akibat Dingin

Botol Termos

Alat dan Bahan:

  • 1 gelas
  • 1 stoples kecil dengan penutupnya
  • 1 stoples besar dengan penutupnya
  • Air hangat
  • Gabus atau sterofom
  • Kertas aluminium
  • Selotip
Langkah-Langkah:
  1. Balut stoples kecil dengan dua lapis kertas aluminium. Bagian mengkilat sebaiknya menghadap ke bagian dalam stoples. Rekatkan kertas aluminum dengan selotip.
  2. Tuangkan air hangat ke dalam gelas dan stoples yang telah dibungkus. Tutup stoples dengan penutupnya. 
  3. Letakkan gabus atau sterofom di dalam stoples besar dan letakkan stoples yang telah dibalut diatas gabus.
  4. Tutup stoples besar.
  5. Setelah kira-kira 10 menit keluarkan stoples kecil. Periksa suhu air dan bandingkan dengan suhu air di dalam gelas.
Apa yang Terjadi?
Air di dalam "botol termos" betul-betul lebih hangat dibandingkan air di dalam gelas.

Mengapa Demikian?
Udara yang berada di dalam stoples yang besar, gabus, dan sterofom adalah penghantar panas yang kurang baik. Benda-benda itu menyekat panas di dalam stoples. 

Jika Kamu Ingin tahu Lebih Jauh:
Botol termos terdiri atas 2 bejana. Bejana luar yang berasal dari bahan yang dapat menyekat panas, melindungi bejana bagian bawah. Wadah ini memuat sebuah botol gelas dengan dinding ganda yang mengkilap. Di antara keduanya terdapat ruang hampa udara. Dinding yang mengkilap itu memantulkan radiasi panas. Hantaran panas dan konveksi (gerakan udara karena perbedaan suhu dan tekanan) tidak mungkin terjadi di ruangan hampa udara. Oleh karena itu, isi botol tetap panas. 

READ MORE - Botol Termos

Hangat atau Dingin?

Minggu, 22 Januari 2012

Alat dan Bahan:
  • 3 mangkuk
  • air panas, air hangat, dan air dingin
Langkah-Langkah:
  1. Isi masing-masing mangkuk dengan air es, air hangat, dan air panas
  2. Celupkan tangan kanan kedalam air panas dan tangan kiri kedalam air es
  3. Angkat tangan setelah beberapa menit, kibaskan, dan segera celupkan  kedalam air hangat
Apa Yang Terjadi?


Pada tangan kanan (yang telah dicelupkan kedalam air panas)
air terasa dingin. Sedangkan, pada tangan kiri (yang telah dicelupkan kedalam air es) air terasa hangat.


Mengapa Demikian?
Dari tangan yang telah dicelupkan kedalam air panas, mengalir kalor kedalam air hangat. Pelepasan kalor tersebut menyebabkan tangan terasa dingin. Tangan yang telah dicelupkan kedalam air es akan melepas sedikit kalor kedalam air hangat dan pemberian kalor tersebut dirasakan sebagai rasa hangat
READ MORE - Hangat atau Dingin?

 
 
 

Apakah Kalian Tahu?

Biografi Para Penemu