Tampilkan postingan dengan label Api Panas dan Cahaya Lilin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Api Panas dan Cahaya Lilin. Tampilkan semua postingan

Pisang Ajaib | Perhatian ! Perlu Bantuan Orang Dewasa

Kamis, 28 Februari 2013

Selamat Malam, akhirnya saya bisa post artikel eksperimen di penghujung bulan Februari ini, setelah bertarung dengan lemotnya modem. Kali ini saya akan berbagi "lagi" eksperimen sederhana dengan judul "Pisang Ajaib", sebenarya eksperimen kali ini gak jauh beda sama eksperimen sebelumnya yaitu "Telur Elastis" hanya beda bendanya saja, kalau di Telur Elastis memakai telur sedangkan Pisang Ajaib memakai Pisang. Penasaran ???




Alat dan Bahan:
  • Separuh pisang yang telah di kupas
  • Air panas yang baru mendidih
  • 1 botol
  • 1 corong
  • 1 lap piring


Langkah-Langkah:
  1. Letakkan corong di atas sebuah botol, kemudian tuangkan air panas dengan hati-hati ke dalamnya.
  2. Lilitkan lap piring pada sekeliling botol, lalu ambillah corong dari botol dan keluarkan kembali air panas dari botol tersebut.
  3. Masukkan ujung pisang ke dalam bibir botol dengan cepat.



Apa yang Terjadi? 
Pisang ternyata akan masuk ke dalam botol.

Mengapa Demikian?
Udara dalam botol akan memuai karena air panas tadi. Hanya sedikit saja yang dapat keluar dari dalam botol. Jika udara yang ada di dalam botol kembali menjadi dingin, tekanan udara di dalam botol pun akan menjadi berkurang. Tekanan udara yang lebih tinggi dari luar akan menekan pisang tersebut hingga menyebabkan pisang masuk ke dalam botol.
READ MORE - Pisang Ajaib | Perhatian ! Perlu Bantuan Orang Dewasa

Cap Jari

Jumat, 18 Januari 2013

Selamat Malam, :) kali ini saya akan posting artikel yang berjudul Cap Jari, sobat 90 eksperimen pernah gak terlintas dipikiran bagaimana sih bentuk sidik jari kita? yap di dalam artikel ini dijelaskan bagaimana melihat sidik jari kita sendiri, menarik bukan? simak di bawah ini !








Alat dan Bahan:
  • Double tape
  • Gunting
  • Kertas berwarna putih
  • 1 pensil yang lunak

Langkah-Langkah:
  1. Arsirlah kertas menggunakan pensil yang lunak dengan tebal.
  2. Guntinglah double tape menjadi 10 bagian kecil-kecil (atau seukuran jari tangan) dan tempelkan pada selembar kertas.
  3. Mintalah seorang temanmu untuk menekankan jarinya pada arsiran yang telah kamu buat dan kemudian pada double tape.


Apa yang Terjadi?
Di atas double tape akan muncul cetakan sidik jari temanmu.

Mengapa Demikian?
Isi pensil mengandung grafit dan tanah liat dengan perbandingan 2 : 1. Grafit tersusun atas atom-atom karbon murni. Atom-atom zat arang tersebut membentuk lapisan dalam grafit yang tidak melekat kuat dan juga mudah dihilangkan. Pada saat kamu menulis, kamu telah menghancurkan isi pensil hingga menjadi serbuk yang melekat pada jarimu dan membentuk sidik jari yang tipis pada permukaan kulit jarimu. Kemudian, akan muncul sidik jari pada double tape. Setiap orang memiliki sidik jari yang berbeda-beda.


READ MORE - Cap Jari

Sulap Lilin

Jumat, 23 Maret 2012

Alat dan Bahan:
  • 2 mangkuk kecil dengan dinding rendah
  • 1 gelas
  • 1 batang lilin (berukuran lebih pendek daripada gelas)
  • Air
  • Korek api
  • Pemantik
Langkah-Langkah:
  1. Letakkan lilin diatas mangkuk.
  2. Isilah mangkuk tersebut dengan air.
  3. Nyalakan lilin.
  4. Tutuplah lilin dengan gelas.
Apa yang akan terjadi?
Lilin akan padam dan air tersedot dari mangkuk kedalam gelas.

Mengapa Demikian?
Lilin membutuhkan oksigen agar dapat menyala. Jika oksigen habis didalam gelas, api lilin akan padam. Sekarang, udara yang tersisa di dalam gelas menjadi lebih sedikit dan memberikan tempat untuk air yang berada disekitar gelas.

Jika Kamu Ingin Tahu Lebih Jauh:Pembakaran adalah sebuah reaksi yang memerlukan oksigen, bahan bakar bereaksi dengan oksigen dari udara dan mengeluarkan panas. Dahulu orang percaya, bahwa zat berbentuk gas akan terurai pada saat reaksi pembakaran. Pembakaran berlangsung akibat massa yang berkurang. Sekarang terbukti bahwa pembakaran terjadi karena adanya penambahan massa. Semua pembakaran reaksi redoks (reduksi-oksidasi), pada reaksi redoks terjadi suatu oksidasi (pelepasan elektron) dan suatu reduksi (penerimaan elektron) secara bersamaan. Lilin terbuat dari parafin atau alkana yang tersusun oleh atom karbon dan hidrogen. Saat pembakaran batang lilin, 2 molekul alkana dengan 55 molekul oksigen, menghasilkan 38 molekul air dan 36 molekul karbondioksida. Proses oksidasi tidak hanya terjadi pada nyala api lilin saja, melainkan juga pada reaksi yang berlangsung lambat, seperti pengaratan besi, proses fermentasi, saat mengambil nafas, juga pada metabolisme makhluk hidup. Di dalam tubuh kita, karbohidrat dioksidasi hingga menjadi karbon dioksida, air, dan energi. Energi itu berguna bagi tubuh untuk melakukan pekerjaan berat atau untuk proses pertumbuhan.
READ MORE - Sulap Lilin

 
 
 

Apakah Kalian Tahu?

Biografi Para Penemu